Wednesday, March 29, 2023
HomeGaya HidupAktor Siddhaanth Surryavanshi Meninggal Saat Berolahraga di Gym, Ketahui Kemungkinan Penyebabnya

Aktor Siddhaanth Surryavanshi Meninggal Saat Berolahraga di Gym, Ketahui Kemungkinan Penyebabnya


Di era pasca-Covid, kasus anak muda yang menderita serangan jantung selama atau setelah berolahraga di gym dan saat berolahraga meningkat pesat.

Kematian mendadak aktor televisi populer Siddhaanth Vir Surryavanshi telah mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh industri hiburan. Siddhaanth, yang baru berusia 46 tahun, meninggal karena serangan jantung saat berolahraga di gym. Tren yang mengganggu telah muncul dalam beberapa tahun terakhir, di mana aktivitas fisik yang berat dapat dikaitkan dengan serangan jantung mendadak dan Siddhaanth adalah selebritas terbaru yang kehilangan nyawanya dengan cara ini.

Komedian Raju Srivastav, aktor Sidharth Shukla, superstar Kannada Puneeth Rajkumar, dan penyanyi KK juga meninggal karena serangan jantung mendadak. Bahkan, Raju Srivastava dan Puneeth Rajkumar juga pernah mengalami serangan jantung saat berolahraga di gym.

Di era pasca-Covid, kasus anak muda yang menderita serangan jantung selama atau setelah berolahraga di gym dan saat berolahraga meningkat pesat. Para ahli menganjurkan agar setiap orang menjaga kesehatan jantungnya dengan mempertimbangkan semua faktor risiko dan riwayat keluarga.

VIDEO PERTUNJUKAN TERATAS

Menurut Dr Atul Mathur dari Rumah Sakit Fortis, Delhi, penyebab paling umum henti jantung adalah serangan jantung, di mana penyumbatan spesifik arteri koroner yang memasok darah ke jantung mungkin tersumbat karena pembentukan gumpalan akut dan plak kolesterol yang mendasarinya.

“Ada kemungkinan bahwa kadang-kadang plak kolesterol tidak serta merta menyempitkan arteri secara parah, tetapi 20-30-40 persen dapat pecah karena stres yang ekstrim atau olahraga yang tidak biasa. Dengan demikian, pecahnya plak ini akan menyebabkan pembentukan darah di dalam tubuh yang berujung pada serangan jantung. Dan serangan jantung ini memiliki peluang 50 persen menyebabkan henti jantung pada siapa pun,” kata Dr Mathur seperti dikutip Hindustan Times.

BACA JUGA: Bisakah Covid-19 Meningkatkan Kemungkinan Mengalami Stroke?

Dr Aparna Jaswal dari Fortis Escorts Heart Institute, Delhi, merekomendasikan agar orang secara teratur memeriksa profil faktor risiko, tekanan darah, gula darah, laporan HT menambahkan. Dia menyatakan bahwa orang harus menghindari merokok dan menyingkirkan gaya hidup yang tidak banyak bergerak. Para ahli juga mengingatkan bahwa seseorang harus berolahraga dalam jumlah sedang dan menghindari olahraga berlebihan.

Baca semua Berita Gaya Hidup Terbaru di sini



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments