Saturday, July 13, 2024
HomeTop NewsBoeing Starliner menghadapi kendala teknis, kembalinya astronot NASA tertunda hingga 26 Juni...

Boeing Starliner menghadapi kendala teknis, kembalinya astronot NASA tertunda hingga 26 Juni – Times of India

Boeing Starliner menghadapi kendala teknis, kembalinya astronot NASA tertunda hingga 26 Juni – Times of India



NASA dan Boeing telah mengumumkan target tanggal pengembalian pada 26 Juni untuk pesawat tersebut Boeing Starlineryang saat ini menampung para astronot Barry Wilmore Dan Sunita Williams di Stasiun ruang angkasa Internasional (ISS). Hal ini menyusul penundaan selama berminggu-minggu yang disebabkan oleh masalah teknis, termasuk kerusakan pendorong dan kebocoran helium. Misi yang awalnya direncanakan selama delapan hari, kini telah diperpanjang menjadi sekitar 20 hari di luar angkasa.
“Kami mengambil sedikit waktu ekstra untuk mengerjakan apa yang telah kami lihat dan memastikan kami memiliki semua rencana untuk membawa pulang kru,” kata Steve Stich, manajer program NASA, saat konferensi pers di Selasa.NASA dan Boeing dengan cermat mempelajari masalah ini sebelum mengizinkan Starliner meninggalkan stasiun, memasuki kembali atmosfer bumi, dan mendarat dengan parasut.
Inilah alasan kepulangan astronot ke rumah semakin tertunda:
Sesuai laporan Wall Street Journal, Starliner mengalami dua masalah utama: kebocoran helium pada sistem propulsi dan kerusakan pendorong. Lima kebocoran helium telah diidentifikasi, satu diantaranya terjadi sebelum penerbangan dimulai. Selain itu, lima pendorong untuk sementara gagal selama pendekatan terakhir ke ISS, meskipun empat pendorong telah kembali online.
Langkah-langkah apa yang diambil untuk mengatasi permasalahan ini?
Tim NASA dan Boeing sedang melakukan analisis menyeluruh untuk memastikan pesawat ruang angkasa tersebut aman untuk perjalanan pulang para astronot. Mark Nappi, wakil presiden Boeing, menyebutkan, “Ini lebih nominal dan kebocoran (helium) menunjukkan bahwa kebocoran tersebut stabil dan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Hal ini membuat kami percaya bahwa kami memiliki pesawat luar angkasa yang aman dan bagus.”
Mike Leinbach, mantan direktur peluncuran NASA, berkomentar, “Yang ini memiliki lebih banyak masalah daripada yang saya perkirakan. Kami mengharapkan penerbangan yang bersih, namun kami tidak mendapatkannya, dan kami sedang menghadapinya. Mereka akan memikirkan hal ini.”
Apa jadwal pengembalian baru untuk Starliner?
Kembalinya Starliner dijadwalkan pada tanggal 26 Juni. Pelepasan dari ISS direncanakan pada pukul 22.10 Waktu Bagian Timur pada tanggal 25 Juni, dengan pendaratan diharapkan di Pelabuhan Luar Angkasa White Sands sekitar pukul 04.51 Waktu Bagian Timur pada tanggal 26 Juni.
Berapa lama misi awal seharusnya berlangsung, dan mengapa misi tersebut diperpanjang?
Durasi misi awal adalah sekitar delapan hari. Karena masalah yang dihadapi, misi telah diperpanjang menjadi sekitar 20 hari untuk memastikan semua masalah terselesaikan sebelum perjalanan pulang.
Apakah ada cukup sumber daya di ISS untuk masa tinggal yang lebih lama?
Ya, ISS setidaknya memiliki cadangan makanan dan bahan habis pakai lainnya untuk para astronot selama empat bulan. Pejabat NASA telah mengonfirmasi bahwa Starliner dapat tetap berlabuh di stasiun tersebut hingga 45 hari, meskipun pada akhirnya dirancang untuk misi enam bulan.
Pernahkah NASA menghadapi situasi serupa sebelumnya?
Ya, perpanjangan masa tinggal di ISS pernah terjadi sebelumnya. Misalnya, astronot NASA Frank Rubio kembali ke Bumi setelah tinggal selama setahun yang memecahkan rekor karena penundaan yang disebabkan oleh kerusakan pada kendaraan kepulangannya.
Apa pentingnya misi ini bagi Boeing?
Starliner hanyalah jenis pesawat ruang angkasa keenam buatan AS yang membawa astronot NASA, setelah program Merkurius, Gemini, dan Apollo pada tahun 1960-an dan 1970-an, Pesawat Ulang-alik (1981-2011), dan Luar AngkasaX‘s Crew Dragon, yang mulai terbang pada tahun 2020.
Misi ini sangat penting bagi Boeing, yang terikat kontrak dengan NASA untuk melakukan enam penerbangan berawak lagi ke ISS, bergantung pada kendaraan yang mendapatkan sertifikasi dari lembaga tersebut.
Misi yang sukses akan membantu Boeing mengatasi penundaan dan masalah keselamatan selama bertahun-tahun yang mengganggu program luar angkasanya dan memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan terhadap reputasinya.
(Dengan masukan dari agensi)





Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments