Thursday, July 18, 2024
HomeSains dan LingkunganData center ramah lingkungan akan hadir di Indonesia

Data center ramah lingkungan akan hadir di Indonesia

Data center ramah lingkungan akan hadir di Indonesia



Jakarta (ANTARA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) semakin memantapkan langkah untuk mengambil porsi dan menjadi pemain besar di industri pusat data (Pusat Data), salah satunya dengan segera menghadirkan Pusat Data berbasis ramah lingkungan.

Menurut Direktur Wholesale & International Service Telkom Bogi Witjaksono, salah satu kunci keberhasilan Pusat Data adalah tingkat efisiensi dalam penggunaan energi.

“Ke depannya kemampuan yang semakin tinggi komputasi dari penghuni Pusat Data yang dalam hal ini adalah pemain digital, maka membutuhkan energi yang sangat besar. Untuk itu, para pemain digital tersebut membutuhkan energi yang efisien dan hijau (hijau),” kata Bogi dalam keterangannya, Rabu.

“Kita akan buktikan, pada 2024 pertengahan paling lambat Pusat Data berbasiskan energi biru dan ramah lingkungan akan ada di Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga: Menkominfo apresiasi pembangunan pusat data privat

Terkait dengan teknologi energi terbarukan dan energi hijau ini, Telkom bekerja sama dengan Medco dan nantinya saat distribusi akan melibatkan PLN.

Tak hanya itu, Telkom pun bekerja sama dengan Singtel yang juga pemain lama Pusat Data di Singapura.

Bersama-sama, kedua pihak siap menangkap potensi kebutuhan permintaan luapan yang berasal dari Singapura dan sekitarnya, selain juga untuk memenuhi kebutuhan domestik di Indonesia.

Lebih lanjut Bogi mengatakan, pada tahun 2030 nanti Indonesia setidaknya membutuhkan minimal 1.200 MegaWatt atau 1,2 GW Pusat Data. Ini menjadi peluang sangat besar yang tidak lepas dari peran demografis yang menyebabkan kebutuhan tersebut semakin meningkat.

“Semua lini kehidupan kita di depan akan menjadi terkoneksi secara digital. Basis datanya diperkirakan dari IoT maupun perangkat itu jauh lebih besar dibandingkan kebutuhan kita sekarang yang ada di broadband biasa,” kata dia.

“Telkom sebagai agen pemerintah dalam hal digitalisasi harus berpikir di luartidak hanya membangun Pusat Data tapi lebih ke membangun ekosistemnya demi membangun negeri ini untuk kedaulatan digital,” tambahnya.

Dalam dua tahun ke depan, TelkomGroup akan fokus untuk memperkuat dan mengembangkan Pusat Data yang dimilikinya untuk menangkap peluang pasar pemain digital global.

TelkomGroup berupaya untuk memastikan pembangunan dapat segera rampung, Pusat Data tersebut terutilisasi, dan menjadi pemain yang diperhitungkan di pasar Asia Tenggara hingga regional.

Adapun Telkom telah melakukan peletakan batu pertama NeutraDC Hyperscale Data Center (HDC) Batam pada Desember lalu.

Tak hanya memiliki kapasitas besar dengan standar tier 3 dan 4, namun juga menjadi bagian dari ekosistem Pusat Data TelkomGroup yang terhubung dengan Pusat Data domestik dan internasional, pusat data tepi, dan pusat data hiperskala di Cikarang.

Baca juga: AP II kaji pembangunan data center di Bandara Soekarno-Hatta

Baca juga: Indonesia harap Data Center Huawei bantu akselerasi ekonomi digital

Baca juga: Pusat data salah satu komponen paling penting ekonomi digital

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments