Saturday, July 13, 2024
HomeTop NewsDemokrat & PKS Tolak IKN, Jokowi Luncurkan Logo Nusantara

Demokrat & PKS Tolak IKN, Jokowi Luncurkan Logo Nusantara

Demokrat & PKS Tolak IKN, Jokowi Luncurkan Logo Nusantara


Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan logo Ibu Kota Nusantara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/5/2023). Dari lima logo yang telah dipilih oleh Jokowi untuk selanjutnya dipilih oleh masyarakat, logo bertema pohon hayat karya Aulia Akbar (desainer grafis lulusan ITENAS yang menjadi co-founder POT Branding House) terpilih sebagai pemenang.

Dalam sambutannya, kepala negara berharap logo itu menginspirasi IKN, menciptakan tempat kehidupan baru.

“Pohon hayat juga sejalan dengan semangat IKN menumbuhkan jati diri bangsa dan menggugah alam serta lingkungan beserta ekosistemnya,” ujar Jokowi.

Menurut eks gubernur DKI Jakarta itu, logo ini diharapkan memperkuat ikhtiar dan percepatan IKN. IKN, lanjut Jokowi, merupakan ibu kota masa depan Indonesia.

“Jadi ada New York, ada Washington DC, ada Sydney, ada Canberra, ada Jakarta, ada IKN. Ini negara besar, bangsa besar. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya luncurkan logo Ibu Kota Nusantara,” kata Jokowi.




Peletakan Logo Nusantara, Istana Negara, 30 Mei 2023. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)Foto: Logo Nusantara (Emir Yanwardhana/CNBC Indonesia)

Pendirian logo ini digelar di saat ramainya kritik dua fraksi di DPR RI, yaitu Demokrat dan PKS, yang meminta pencairan anggaran untuk pembangunan IKN pada 2024 ditunda. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, program pembangunan IKN akan dilanjutkan pada tahun depan karena sudah menjadi bagian dari program prioritas. Ini seiring juga dengan pembangunan proyek strategi nasional lainnya (PSN).

“Program prioritas juga dikhususkan untuk mempercepat transformasi ekonomi, melalui […] percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk keberlanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN),” kata Sri Mulyani saat rapat paripurna DPR, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Ia juga memastikan, untuk meningkatkan kualitas belanja pada tahun 2024, pemerintah akan melanjutkan penguatan prinsip pembelanjaan dengan lebih baik melalui efisiensi belanja kebutuhan dasar serta program-program untuk mendukung program prioritas.

Belanja ini di antaranya dengan fokus peningkatan kualitas dan akses pendidikan seperti PIP, kuliah KIP, BOS, pemberian beasiswa LPDP, link and match, hingga penguatan kualitas dan akses kesehatan seperti kelemahan JKN, kemandirian farmasi, sistem kesehatan yang handal.

Selain itu juga diarahkan untuk mendorong hilirisasi SDA, serta mendorong efektivitas program perlindungan sosial dan subsidi agar tepat sasaran serta memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Di sisi lain, pemerintah juga mendukung agar pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lancar dan kondusif,” ungkap Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Pusat Latihan Jokowi-Erick Bangun PSSI di Tengah Kota IKN


(miq/miq)




Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments