Friday, July 19, 2024
HomeInternationalJunta militer negara-negara Afrika Barat yang bersatu membentuk konfederasi

Junta militer negara-negara Afrika Barat yang bersatu membentuk konfederasi

Junta militer negara-negara Afrika Barat yang bersatu membentuk konfederasi



Johannesburg (ANTARA) – Pemimpin junta militer tiga negara Afrika barat yakni Mali, Burkina Faso, dan Niger memastikan pembentukan konfederasi dalam pertemuan tingkat tinggi (KTT) mereka di ibu kota Niger, Niamey.

Dalam pertemuan pada Sabtu (6/7) tersebut, ketiga pemimpin yang berkuasa melalui kudeta militer tersebut menandatangani deklarasi bersama pendirian konfederasi.

“KTT ini menandai langkah penting bagi masa depan bersama,” kata Ibrahim Traore, pemimpin junta Burkina Faso, dalam pernyataannya di media sosial X.

“Bersama-sama, kami akan mengonsolidasikan dasar-dasar kemerdekaan sejati kami, jaminan akan perdamaian sejati, dan pembangunan berkelanjutan melalui pembentukan Konfederasi ‘Aliansi Negara-negara Sahel’,” kata Traore. Sahel adalah suatu wilayah yang membentang dari Samudera Atlantik ke Tanjung Afrika.

KTT tersebut menandai putusnya hubungan antara negara ketiga tersebut dengan Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS).

Ketiga pemimpin junta tersebut sejak tahun lalu mengancam akan mengeluarkan negaranya dari organisasi tersebut meskipun sejumlah upaya rekonsiliasi telah dilakukan.

Hubungan ketiga negara itu dengan ECOWAS memanas setelah kudeta militer di Niger yang dilancarkan oleh Jenderal Abdourahamane Tiani berhasil menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum pada Juli tahun lalu.

Menyusul kudeta tersebut, ECOWAS menjatuhkan sanksi kepada para pemimpin militer Niger dan mengancam melakukan intervensi untuk mengembalikan pemerintahan yang sah.

Pemimpin junta militer Mali dan Burkina Faso, yang terlebih dahulu berkuasa melalui kudeta di negara masing-masing, menyatakan dukungan terhadap Niger.

“AES (Aliansi Negara-Negara Sahel) memiliki potensi sumber daya alam yang beragam yang apabila dimanfaatkan dengan baik akan menjamin masa depan yang lebih baik bagi rakyat Niger, Mali, dan Burkina Faso,” kata Traore.

Ketiga negara yang memiliki jumlah populasi gabungan sebesar 72 juta tersebut sama-sama mengalami gejolak akibat kelompok militan.

Konfederasi itu akan memberi landasan bagi negara Afrika barat ketiga tersebut dalam memperkuat keamanan kerja sama dan membina hubungan ekonomi yang lebih erat.

Sumber: Anadolu

Baca juga: 3 negara kawasan Sahel di Afrika Barat yang keluar dari blok ECOWAS
Baca juga: Uni Eropa menetapkan dasar sanksi bagi pimpinan kudeta Niger

Penerjemah: Nabil Ihsan
Redaktur : Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2024



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments