Sunday, February 25, 2024
HomeKrisis KesehatanKemenkes Segera Mobilisasi Tenaga Kesehatan untuk Tangani Korban Gempa di Kabupaten Cianjur

Kemenkes Segera Mobilisasi Tenaga Kesehatan untuk Tangani Korban Gempa di Kabupaten Cianjur



Tepat pada tanggal 21 November 2022, Indonesia kembali mengalami bencana gempa bumi. Kali ini gempa terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan kekuatan magnitudo 5.6 yang berpusat di darat pada kedalaman 10 Km pada pukul 13:21 WIB.

Dalam keterangannya, dr. Muhammad Syahril selaku Juru Bicara Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa akibat gempa tersebut mengakibatkan adanya korban luka hingga korban meninggal di kabupaten Cianjur.

Saat ini diketahui terdapat sekitar 169 ribu orang terdampak serta 5 ribu orang pengungsi yang tersebar di beberapa titik.

Melihat kondisi tersebut, tepat pada tanggal 23 November Kementerian Kesehatan segera melakukan mobilisasi sejumlah tenaga kesehatan, antara lain:

  1. Dari bidang kedokteran dan tenaga kesehatan (Biddokes) 22 tenaga kesehatan dan 1 ambulans.

  2. Dari Kantor Kesehatan Pelabuhan 26 tenaga kesehatan dan 3 ambulans.

  3. Dari RSUP Hasan Sadikin mengirimkan tim dan menyiapkan UGD untuk melayani pasien dari Cianjur.

  4. Dari IDI 3 dokter spesialis bedah, 1 tim medis dan 1 ambulans, dari Perhimpunan Ahli Bedah Orthopedi Indonesia (PABOI) 3 dokter spesialis bedah ortopedi, dan 5 petugas PSC (Public Safety Center) 119.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memobilisasi logistik kesehatan berupa tenda rangka ukuran 6×12 meter, velbed, kit operasional Health Emergency Operational Center (HEOC), obat-obatan, masker, masker anak, APD, oksigen konsentrator, antigen kit, emergency kit, handscoon, polybag, pampers dewasa dan anak, paket Kesehatan lingkungan dan perlengkapan kebersihan keluarga.

Masyarakat saat ini diharapkan untuk tetap tenang dan tetap mendengarkan informasi yang dikeluarkan oleh badan resmi untuk menghindari kesalahan informasi ditengah masyarakat.

Tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat selama berada di lokasi pengungsian, dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila menemukan atau mengalami luka selama masa evakuasi, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedapat mungkin.



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments