Friday, July 19, 2024
HomeSains dan LingkunganKemenkominfo gandeng Polri jaga ruang digital aman jelang Pemilu 2024

Kemenkominfo gandeng Polri jaga ruang digital aman jelang Pemilu 2024

Kemenkominfo gandeng Polri jaga ruang digital aman jelang Pemilu 2024



Pemerintah memberikan dukungan yang kuat dan tinggi keberpihakan kita terhadap kebebasan pers

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kepolisian RI (Polri) untuk menjaga ruang digital tetap aman menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024.

Kerja sama tersebut diberi tanda dengan nota kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Komunikasi dan Informatika pada Oktober 2022.

Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri dalam konferensi pers di Jakarta Rabu mengatakan, MoU tersebut dimaksudkan untuk memperbarui nota kesepahaman sebelumnya yang diteken 20 Desember 2017 tentang Pengamanan dan Penegakan Hukum di Bidang Komunikasi dan Informatika.

Baca juga: Kemenkominfo jaga ruang digital menjelang Pemilu

“Pembaruan nota kesepahaman ini bertujuan meningkatkan koordinasi dalam rangka sinergitas dan tugas fungsi di bidang komunikasi dan informatika dengan Kemenkominfo,” kata Asep.

Adapun ruang lingkup yang menjadi perhatian, ujar Asep, meliputi penggunaan data dan/atau informasi, pencegahan penyebarluasan dan penggunaan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang dilarang, permintaan pengamanan, penegakan hukum, penyediaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia (SDM).

Mengenai nilai tukar data, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan bahwa secara khusus hal tersebut termasuk pertukaran dan pemanfaatan data atau informasi registrasi nomor layanan terintegrasi pelanggan seluler jaringan digital (MSISDN) dalam rangka melakukan pembuatan profil.

“Kerja sama Kemenkominfo dan Bareskrim sebelum melakukan penegakan hukum, melakukan pembuatan profil dan pembuatan profil-nya pasti akurat,” ujar Johnny.

Sedangkan mengenai penegakan hukum, Johnny mengatakan Polri dan Kemenkominfo baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama melakukan penegakan hukum di bidang komunikasi dan informatika sesuai tugas dan fungsinya.

Baca juga: Kemenkominfo: Masyarakat membantu menjaga demokrasi ruang digital

Ia menjelaskan, Kemenkominfo memiliki Cyber ​​Drone yang berpatroli 7×24 jam non stop untuk mengawasi ruang digital. Sistem pengawasan tersebut dapat membaca numerik dan alfabet sehingga menurut Johnny, mengikuti perkembangan hoaks, ujaran kebencian, dan tindakan-tindakan terlarang di ruang digital.

“Meski demikian, perlu saya tegaskan Kemenkominfo bukan aparat penegak hukum. Sehingga Kemenkominfo akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, dalam hal ini Bareskrim Polri yang akan melakukan penegakan hukum di ruang fisik,” kata Johnny.

Selain bekerja sama dengan Polri, Johnny mengatakan, Kemenkominfo juga bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) demi mewujudkan Pemilu berkualitas untuk Indonesia Maju.

“Pemerintah memberikan dukungan yang kuat dan tinggi keberpihakan kami terhadap kebebasan pers dan kebebasan berserikat. Namun, kita perlu menjaga agar ruang digital kita tetap bersih,” ujar Johnny.

Baca juga: Akademisi ingatkan batasan berekspresi di ruang digital

Baca juga: Kemenkominfo rancang satgas ruang digital untuk Pemilu 2024

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments