Saturday, July 13, 2024
HomeNationalMuhadjir Effendy Ingatkan Pariwisata Muhammadiyah Harus Inklusif |Republika Online

Muhadjir Effendy Ingatkan Pariwisata Muhammadiyah Harus Inklusif |Republika Online

Muhadjir Effendy Ingatkan Pariwisata Muhammadiyah Harus Inklusif |Republika Online


REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) sekaligus Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy mengingatkan, pengelolaan wisata yang dimiliki organisasi Muhammadiyah harus menerapkan asas inklusivitas.

Inklusivitas yang dimaksud adalah menerima perubahan dan perkembangan zaman. Selain itu, Muhammadiyah juga harus melihat berbagai peluang yang ada tanpa melihat unsur keorganisasian.

“Perlu ada renungan mendalam terutama berkaitan dengan mengembangkan industri pariwisata Muhammadiyah. Muhammadiyah harus inklusif, jangan hanya menyediakan industri wisata untuk anggota Muhammadiyah,” ujarnya saat berpidato di kegiatan Musyawarah Nasional 1 Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) di SM Tower, DI Yogyakarta, Jumat ( 17/11/2023).

Muhadjir menuturkan, salah satu hal yang bisa dikembangkan dalam wisata muhammadiyah adalah membangun situs rekam jejak bapak pendiri KH Ahmad Dahlan di Kampung Kauman, Kota Yogyakarta. Menurut dia, situs rekam jejak petualangan KH Ahmad Dahlan bisa menjadi objek wisata religi yang sangat besar manfaatnya bagi edukasi masyarakat luas.

Dia mengatakan, Yogyakarta bisa menjadi pusat dalam mengenalkan sejarah Muhammadiyah kepada masyarakat luas. Menurut Muhadjir, Muhammadiyah harus lebih inklusif dan terbuka dengan perubahan.

“Kauman situs Muhammadiyah kalau bisa harus ada rekonstruksi besar-besaran di Kauman. Di mana Kiai Dahlan melaksanakan sholat, mushola, kemudian di mana dia suka wudlu, di mana dia tidurnya, kemudian ziarah makam, situs tempat momen Kiiai Dahlan dan Assabiqunal Awwalun,” ucap Muhadjir.

Dia mengajak warga Persyarikatan untuk mau melakukan pembiasaan terhadap sholawat dan ziarah Makam, yang juga menjadi potensi wisata Muhammadiyah. Muhadjir menyebut, Muhammadiyah tidak boleh mengkotak-kotakan masalah pariwisata.

“Harus ada keberanian untuk lebih inklusif. Saya membayangkan kalau itu dibuka lebih inklusif sensitif terhadap perubahan inovasi,” ucap eks rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut. Dia juga mendorong agar anak-anak muda muhammadiyah bergerak menekuni dunia pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat muhammadiyah.

“Tbakat kepanduan anak muda dari Muhammadiyah untuk menekuni dunia bisnis pariwisata. Karena ke depan tulang punggung perekonomian hijau-nya industri wisata,” kata Muhadjir. Dia juga meminta kepada pengurus Muhammadiyah bisa terus memperkuat pariwisata yang memiliki nilai strategis.

Piala Dunia U-17 Indonesia mulai berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023. Segera beli dan dapatkan tiket resmi pertandingan Piala Dunia U-17 di Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya
di laman https://www.tickets-u17worldcup.com/matches





Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments