Saturday, July 13, 2024
HomeTop NewsOperasi SAR korban longsor tambang di Gorontalo dihentikan sementara

Operasi SAR korban longsor tambang di Gorontalo dihentikan sementara

Operasi SAR korban longsor tambang di Gorontalo dihentikan sementara



Keselamatan personil di lapangan menjadi pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan penghentian operasi SAR hari ke empat ini

Jakarta (ANTARA) – Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) menghentikan sementara operasi SAR korban bencana tanah longsor di area tambang emas rakyat Desa Tulabolo Timur, Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, akibat cuaca buruk pada Rabu petang.

“Keseluruhan personel di lapangan menjadi pertimbangan pimpinan mengambil keputusan penghentian operasi SAR hari ke empat ini,” kata Direktur Operasi Basarnas Edy Prakoso saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, tim petugas SAR gabungan yang berada di lokasi bencana sebagian besar ditarik mundur ke posko utama operasi SAR di Desa Tulabolo Timur.

Hal demikian dikarenakan sempat terjadi longsor kecil di sekitar mahkota, longsor labil yang diperkirakan dapat meluas menjadi longsor susulan yang lebih besar dan membahayakan keselamatan petugas.

Edy memimpin langsung rapat evaluasi dan membahas rencana dan strategi pelaksanaan operasi SAR untuk hari kelima pada Kamis (11/7).

Baca juga: Pemprov Gorontalo siapkan kontainer pendingin jenazah korban longsor
Baca juga: Basarnas berhasil selamatkan 85 korban longsor tambang Gorontalo

Sebelum memasuki wilayah posko utama para petugas SAR gabungan yang ditarik mundur tersebut disterilkan menggunakan cairan desinfektan oleh tim kesehatan.

Ke depannya, operasi SAR tersebut akan kembali dilanjutkan dengan catatan bila kondisi cuaca benar-benar kondusif dan sesuai rekomendasi prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Kelas 1 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jalaluddin Gorontalo.

Saat ini jumlah korban yang berhasil ditemukan dan sudah dievakuasi sebanyak
sebanyak 115 orang, dari total sebanyak 145 orang korban tanah longsor yang terdata di posko utama operasi SAR.

Masing-masing sebanyak 93 orang korban dievakuasi dalam kondisi selamat, 23 orang korban meninggal dunia. Sebanyak 29 orang korban lainnya masih berstatus hilang dalam pencarian.

“Juga dilakukan pergantian petugas. Mereka yang sudah beberapa hari di lokasi ditarik untuk beristirahat memulihkan kondisi fisik,” imbuhnya.

Baca juga: Tim SAR berupaya melakukan evakuasi korban tambang longsor Gorontalo dengan helikopter
Baca juga: Ratusan korban longsor areal tambang Gorontalo tersebar di empat titik

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © ANTARA 2024



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments