Friday, July 19, 2024
HomeSains dan LingkunganPerusahaan induk TikTok berhentikan ratusan karyawan di China

Perusahaan induk TikTok berhentikan ratusan karyawan di China

Perusahaan induk TikTok berhentikan ratusan karyawan di China



Jakarta (ANTARA) – Perusahaan induk aplikasi video TikTok, ByteDance, telah memberhentikan ratusan karyawan dari berbagai departemen pada akhir tahun 2022.

Menurut laporan South China Morning Post, Rabu, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya merampingkan operasi, termasuk efisiensi biaya operasional perusahaan.

Seorang sumber mengatakan, pemutusan hubungan kerja itu diterapkan di Douyin, sebuah aplikasi yang mirip dengan TikTok namun khusus untuk warga China yang memiliki sekitar 600 juta pengguna aktif harian, serta operasi permainan dan perusahaan real estat.

Baca juga: Saingi Spotify, ByteDance rencanakan ekspansi layanan streaming musik

“Mereka yang di-PHK akan dibayar berdasarkan jumlah tahun masa kerja, ditambah gaji satu bulan,” kata salah satu sumber,

Pada saat yang sama, ByteDance juga merekrut karyawan baru, Menurut laman resmi perusahaan, ByteDance memiliki sekitar 10 ribu daftar pekerjaan mulai dari teknik hingga pemasaran, dengan penempatan di kota-kota di seluruh dunia termasuk Beijing, London, dan Mountain View, California.

Pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan yang dirugikan merupakan praktik umum bagi perusahaan, apalagi jika perusahaan tengah berupaya melakukan pengoptimalan bisnis, Raksasa inetrnet China lainnya termasuk Alibaba Group Holdings dan Tencent Holdings, juga memberhentikan ribuan pekerjaan pada tahun 2022.

Baca juga: Eks pegawai ByteDance TikTok kantongi data jurnalis AS

Baca juga: Taiwan mulai menyelidiki TikTok atas dugaan operasi ilegal

Baca juga: ByteDance serahkan donasi untuk korban gempa Cianjur

Penerjemah: Suci Nurhaliza
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments