Saturday, July 13, 2024
HomeNationalPLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia

PLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia

PLN Terus Kembangkan Ekosistem Hidrogen di Indonesia


INFO NASIONAL – PT PLN (Persero) menjadi pionir pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia. Pemerintah menilai, terobosan yang dilakukan ini tidak hanya mengakselerasi energi transisi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi meyakini pengembangan hidrogen di Indonesia akan memberikan keuntungan besar bagi perekonomian.

“Indonesia dalam posisi yang sangat baik dalam memenuhi permintaan pasar ekspor untuk hidrogen rendah karbon di masa mendatang,” kata Jodi dalam Indonesia International Hydrogen Summit, di Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024.

Jodi menjelaskan, dalam mengoptimalkan potensi hidrogen, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan Strategi Hidrogen Nasional yang menjadi peta jalan pengembangan hidrogen dalam era transisi energi.

Menurutnya, diperlukan koordinasi dan kolaborasi khususnya di kawasan Asia Tenggara untuk meningkatkan ekosistem hidrogen. Selain itu, diperlukan pula dukungan kebijakan untuk mendorong peningkatan produksi hidrogen oleh industri.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menerbitkan Strategi Hidrogen Nasional yang menjadi peta jalan pengembangan hidrogen dalam era transisi energi.

“Upaya-upaya ini akan memastikan PLN dapat mendorong kepemimpinan Indonesia dalam perekonomian hidrogen,” ujar Jodi.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN sepenuhnya berkomitmen dalam menjalankan pengembangan hidrogen di Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen PLN untuk mendukung transisi energi di Indonesia.

Iklan

“Hidrogen merupakan salah satu pilar kunci dalam mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060. PLN memandang hidrogen sebagai energi masa depan dalam mendukung upaya mereduksi emisi,” ujar Darmawan.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Adi Lumakso menjelaskan bahwa PLN telah membangun ekosistem hidrogen hijau secara ujung ke ujung. PLN telah memiliki 22 Green Hydrogen Plant (GHP) dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga panas bumi, pembangkit listrik tenaga surya, dan sertifikat energi terbarukan.

“Kami melihat peluang dalam operasional perusahaan. Kami manfaatkan fasilitas yang ada yang ada di pembangkit kami, kemudian kami melakukan inovasi dengan memanfaatkan 100 orang EBT agar dapat memproduksi hidrogen hijau,” ujar Adi.

Dari total 22 GHP tersebut, PLN mampu memproduksi 203 ton/tahun hidrogen hijau. Dimana 75 ton hidrogen ini digunakan untuk kebutuhan operasional pembangkitan. Sementara itu, 128 ton bisa digunakan untuk mendukung kebutuhan lain, termasuk kendaraan hidrogen.

Tak hanya GHP, PLN juga telah memiliki Hydrogen Refueling Station (HRS) atau stasiun pengisian kendaraan hidrogen yang berlokasi di kawasan Senayan, Jakarta. HRS yang diresmikan pada Februari 2024 lalu menjadi HRS pertama di Indonesia.

Adi menambahkan, PLN juga terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pengembangan hidrogen hijau di Indonesia.

Dengan berbagai potensi yang ada, kami yakin Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam penerapan teknologi energi baru yang berkelanjutan”.





Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments