Friday, July 19, 2024
HomeInternationalUEA, China desak Dewan Keamanan PBB membahas insiden Masjid Al Aqsa

UEA, China desak Dewan Keamanan PBB membahas insiden Masjid Al Aqsa

UEA, China desak Dewan Keamanan PBB membahas insiden Masjid Al Aqsa



New York (ANTARA) – Uni Emirat Arab (UEA) dan China pada Selasa (3/1) mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan setelah menteri keamanan nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mendatangi Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Desakan terhadap Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) itu mengemuka di tengah peringatan tentang kemungkinan munculnya kekisruhan terkait insiden tersebut.

Bagi kaum Muslim, Masjid Al Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia. Kaum Yahudi menyebut situs tersebut sebagai Gunung Kuil (Bukit Bait Suci), dan menganggap tempat itu sebagai lokasi dua kuil Yahudi kuno.

Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan mengelar sidang pada Kamis (5/1), kata para diplomat.

Kunjungan Ben-Gvir memanen kecaman keras dari seluruh dunia, termasuk dari sekutu dekatnya, Amerika Serikat.

AS menyatakan mendalam atas kejadian.

“Kami sangat prihatin dengan tindakan apa pun yang dilakukan secara sepihak yang berpotensi memperparah ketegangan, karena kami justru ingin melihat keadaan yang sebaliknya terjadi,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

“Amerika Serikat selalu mendukung pelestarian sejarah status quo sehubungan dengan situs-situs suci di Yerusalem.”

Jubir menambahkan bahwa setiap tindakan sepihak yang meremehkan status quo tersebut “tidak dapat diterima”.


Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al Aqsa berada, selama perang Arab Israel pada 1967.

Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada tahun 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Sekjen PBB desak Israel untuk menahan diri di Yerusalem Timur

Baca juga: Krisis Al-Aqsa meluas ke Yordania, staf Kedubes Israel dipulangkan

Ketegangan panas di kompleks Masjid Al Aqsa



Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments