Sunday, February 25, 2024
HomeInternationalBiden merencanakan acara di Gedung Putih peringati serangan 6 Januari

Biden merencanakan acara di Gedung Putih peringati serangan 6 Januari



Washington (ANTARA) – Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana untuk memperingati tahun kedua penyerbuan Capitol pada 6 Januari 2021 dengan acara di Gedung Putih, sesuai jadwal yang diterbitkan kantor Biden pada Senin (2/1).

Acara pada Jumat (6/1) tersebut menandai sebuah momen langka bagi Biden untuk menangani masalah yang dipicu oleh penghentian yang dilakukan oleh para pendukung presiden AS sebelum Donald Trump.

Aksi penyerbuan ke gedung Capitol Hill telah menyela pengakuan resmi akan kemenangan Partai Demokrat pada tahun 2020.

Biden telah mengecamnya sebagai ancaman terhadap demokrasi dan aturan hukum.

Namun, dia jarang membicarakan presiden pendahulunya dengan menyebut nama di depan umum, dan Biden mempromosikan masa jabatannya sebagai masa penyatuan dan pemulihan AS yang sempat terpecah.

Menginjak tahun ketiga masa jabatannya, Biden telah berkata bahwa dia berniat untuk mengincar masa jabatan empat tahun lagi sebagai presiden, tetapi dia belum secara resmi mengumumkan pencalonannya.

Trump, yang belum mengakui kekalahannya dalam pemilu 2020, telah mengumumkan bahwa dia akan kembali mengincar partai politik pada 2024.

Pada Desember 2022, DPR AS yang dipimpin oleh Partai Demokrat, yang melakukan investigasi terhadap serangan ke Capitol Hill pada tahun 2021 tersebut, meminta jaksa federal AS untuk mendakwa Trump dengan empat tindak pidana yang termasuk aksi memblokir demokrasi dan pemberontakan.

Itu merupakan yang pertama kalinya Kongres AS mengajukan tuntutan pidana kepada mantan presiden.

Trump, yang juga menangani dua investigasi federal lainnya, menganggap investigasi DPR tersebut sebagai aksi partisan.

Baca juga: Donald Trump Jr setuju bertemu panel DPR penyelidik serangan Capitol

Mantan presiden AS tersebut menyampaikan pidato membara kepada pendukungnya pada 6 Januari 2021 pagi dan secara terbuka menyoroti wakil presiden saat itu Mike Pence karena tidak terlibat dengan rencana untuk menolak hasil pemungutan suara untuk Biden.

Trump lalu menunggu selama beberapa jam sebelum menyatakan sebuah pernyataan publik saat ribuan pendukungnya menyerang gedung Capitol, menyerang polisi, dan mengancam untuk menggantung Pence.

Lima orang, termasuk satu petugas kepolisian, meninggal saat atau sesudah insiden tersebut dan lebih dari 140 petugas kepolisian terluka. Serangan di Capitol itu mengakibatkan kerugian senilai miliaran dolar AS.

“Seorang mantan presiden Amerika Serikat telah membuat dan menyebarkan jaringan perjudian mengenai pemilu 2020,” kata Biden dalam sebuah acara di Capitol tahun lalu untuk memerangi serangan 6 Januari tersebut.

“Dia telah melakukan hal tersebut karena dia menonjolkan kekuatan dibandingkan prinsip. Dia tidak bisa menerima bahwa dia telah kalah,” lanjutnya.

Jadwal yang dikeluarkan kantor Biden menyebutkan bahwa acara peringatan pada Jumat (6/1) tersebut akan diselenggarakan di Ruang Timur Gedung Putih. Namun, rincian lebih lanjut belum diberikan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Biden: Trump anti polisi, tak bernyali hentikan serangan di Capitol

Baca juga: Perusuh Capitol AS yang mengikuti perintah Trump mengaku bersalah

Penerjemah: Fadhli Ruhman
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments