Thursday, June 20, 2024
HomeInternationalPerundingan Indonesia-MERCOSUR CEPA kemungkinan dimulai pada tahun 2024

Perundingan Indonesia-MERCOSUR CEPA kemungkinan dimulai pada tahun 2024



Jakarta (ANTARA) – Perundingan kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-MERCOSUR (IM-CEPA) kemungkinan baru akan dimulai pada tahun 2024, kata Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Nidya Kartikasari.

Nidya mengatakan perundingan putaran pertama belum dapat dilakukan karena beberapa alasan, salah satunya adanya pergantian kepemimpinan khususnya di Brazil dari Presiden Jail Bolsonaro yang berhaluan sayap kanan ke Presiden Luiz Inacio Lula da Silva yang berhaluan kiri.

“Lalu, mereka (MERCOSUR) berkali-kali mengatakan kepada kami bahwa mereka tahun ini ingin fokus terlebih dahulu ke penyelesaian (perjanjian perdagangan) Uni Eropa-MERCOSUR,” kata Nidya dalam jumpa pers di Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA- LAC) 2023 di Jakarta, Senin.

MERCOSUR merupakan blok perdagangan di Amerika Selatan yang beranggotakan Argentina, Brazil, Paraguay, dan Uruguay. Argentina dan Brazil merupakan dua mitra dagang utama Indonesia terbesar di Amerika Latin dan Karibia.

IM-CEPA diluncurkan pada 16 Desember 2021 setelah melalui proses pra negosiasi selama kurang lebih dua tahun. Perjanjian itu disetujui pembentukannya pada era pemerintahan Presiden Bolsonaro di Brazil.

Perundingan putaran pertama IM-CEPA yang semula ditargetkan dapat dilaksanakan pada triwulan I tahun 2022.

Bagi Indonesia, IM-CEPA adalah upaya diplomasi ekonomi ke pasar potensial di kawasan Amerika Latin, meningkatkan ekspor komoditas Indonesia ke kawasan MERCOSUR yang selama ini masih mengalami defisit dalam neraca perdagangan.

Neraca perdagangan Indonesia-MERCOSUR mencapai 6,4 miliar dolar AS pada tahun 2021 dengan defisit di pihak Indonesia sebesar 1,7 miliar dolar AS (defisit dengan Argentina, Brazil, dan Paraguay), menurut laporan Kemlu.

Produk ekspor utama Indonesia ke MERCOSUR, antara lain minyak kelapa sawit, karet alam, dan suku cadang kendaraan bermotor. Sementara itu, produk impor utama Indonesia dari MERCOSUR di antaranya kapas, gula tebu, jagung, gandum dan mesin.

Menurut data Kementerian Perdagangan RI, nilai ekspor Indonesia ke MERCOSUR pada periode Januari-September 2021 tercatat 1,38 miliar dolar AS (sekitar Rp21,21 triliun). Sedangkan, impor Indonesia dari MERCOSUR sebesar 3,39 miliar dolar AS (Rp52,12 triliun).

Baca juga: Blok Perdagangan Mercosur kecam berpasir Ekuador
Baca juga: Indonesia tingkatkan kerja sama dengan Argentina dan Mercosur
Baca juga: Negara mercosur berang atas dugaan spionase Amerika Serikat

Pewarta : Shofi Ayudiana
Redaktur: Atman Ahdiat
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments