Monday, April 22, 2024
HomeNationalRevitalisasi Gereja Immanuel wujud kepedulian menjaga cagar budaya

Revitalisasi Gereja Immanuel wujud kepedulian menjaga cagar budaya

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut revitalisasi Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta menjadi salah satu wujud kepedulian pemprov terhadap pelestarian cagar budaya pada bangunan-bangunan ibadah bersejarah.

“Revitalisasi gereja ini contoh yang baik terkait dengan pelestarian bangunan cagar budaya khususnya tempat ibadah. Gereja Immanuel dan gereja lain mendapatkan dukungan rakyat dan pemerintah ini wujud kepedulian Pemprov DKI dalam melestarikan bangunan cagar budaya,” kata Kepala Pusat Konservasi Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta Norviadi Setio Husudo di Gereja GPIB Immanuel Jakarta Pusat, Sabtu.

Norviadi menyebut, di depannya Pemprov DKI juga siap mendukung revitalisasi tempat ibadah lainnya mulai dari masjid, vihara, gereja, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, dukungan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta juga demi mewujudkan tempat ibadah yang lebih nyaman dan mengembalikan bangunan sebagaimana fungsinya.

“Semoga apa yang sudah dilakukan bersama bukan hanya dari pemerintah tetapi jemaah dan pengurus gereja atau majelis semoga bisa membawa hasil jangka panjang dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita kedepannya,” ucap Norviadi.

Kepala Pusat Konservasi Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta Norviadi Setio Husudo bersama Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, Pendeta Abraham R. Persang dan jajaran di Gereja GPIB Immanuel Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2024). (ANTARA/Siti Nurhaliza)

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, Pendeta Abraham R. Perseng mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan pembangunan dan pelestarian Gereja Immanuel.

Kegiatan pelestarian tersebut terbagi menjadi tiga kegiatan, antara pelestarian dokumen dengan kesepakatan semua pihak untuk melestarikan semua dokumen terkait konservasi mulai tahun 2000-an secara teknis dan tersusun.

Selanjutnya melakukan pelestarian fisik bangunan gereja dengan melakukan pemantauan terhadap setiap bangunan bahkan setelah dilakukan revitalisasi.

“Orang mungkin berpikir gereja ini setelah revitalisasi selesai, padahal tidak. Gereja ini harus kami pantau terus. Nah semua warga jemaat di sini sudah berkomitmen melestarikan ini sehingga mulai 2006 apapun kegiatan itu terkait bangunan kami menyetujui konfirmasi,” jelas Pendeta Abraham.

Kemudian, terakhir, pelestarian terhadap pengetahuan jemaat gereja.

Menurut Abraham, selain melestarikan gereja sebagai bangunan ibadah, juga harus dilestarikan pengetahuan setiap jemaat, sehingga dilakukan sosialisasi dengan berharap jemaat mendapatkan pengetahuan secara luas.

Abraham berharap, komunikasi dan kerja sama yang sudah berjalan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Gereja Immanuel Jakarta ini terus berlanjut. Terlebih lagi, Gereja Immanuel merupakan salah satu gereja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan menjadi ikon Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB).

Pewarta : Siti Nurhaliza
Redaksi : Ade Irma Junida
Hak Cipta © ANTARA 2024

[ad_2]

Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments