Sunday, February 25, 2024
HomeInternationalSpanyol, Irlandia, Belgia, Malta desak gencatan senjata di Gaza

Spanyol, Irlandia, Belgia, Malta desak gencatan senjata di Gaza



Madrid (ANTARA) – Spanyol, Irlandia, Belgia dan Malta ingin para pemimpin Uni Eropa membahas situasi di Gaza pekan depan dan bersama-sama kutukan gencatan senjata kemanusiaan yang langgeng guna mengakhiri konflik, demikian isi surat kepada ketua KTT EU.

Para pemimpin 27 negara anggota UE akan bertemu pada 14-15 Desember di Brussels untuk membahas bantuan bagi Ukraina, melawan agresi Rusia, dan revisi anggaran jangka panjang UE. Selain itu, situasi di Timur Tengah juga menjadi agenda.

Surat dari keempat perdana menteri, yang ditujukan kepada Presiden Dewan Eropa Charles Michel yang memimpin KTT Uni Eropa, menekankan keseriusan perang Israel-Hamas di Gaza dan kemungkinan konflik meningkat di seluruh kawasan.

Ringkasan surat tersebut, yang dilihat oleh Reuters, mengatakan para pemimpin Uni Eropa harus mencapai bersama posisi untuk “segera meminta semua pihak mendeklarasikan gencatan senjata kemanusiaan yang dapat mengakhiri permusuhan” dan meminta tindakan untuk segera melindungi warga sipil Gaza.

Keempat negara tersebut, yang sebelumnya mengkritik Israel atas cara mereka menangani konflik, menegakkan konferensi perdamaian internasional di Gaza segera mungkin untuk membahas pembentukan negara Palestina yang berdampingan dengan Israel.

Keempat negara itu juga mengatakan bahwa untuk mencegah kekerasan menyebar ke Tepi Barat, aset para pemukim Israel yang melakukan kekerasan dan menyerang komunitas pengungsi Palestina harus dibunuh.

Amerika Serikat pada hari Jumat memveto usulan permintaan Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan dalam perang antara Israel dan Hamas di Gaza, sehingga secara diplomatis mengucilkan Washington.

Sebanyak 13 anggota lainnya mendukung rencana resolusi singkat yang diajukan oleh Uni Emirat Arab, sementara Inggris abstain. Pemungutan suara tersebut dilakukan setelah Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Rabu membuat langkah yang jarang dilakukannya, yaitu secara resmi memperingatkan dewan beranggotakan 15 negara tersebut mengenai ancaman global dari perang tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Arab, Uni Eropa menyetujui perlunya solusi dua negara Israel-Palestina
Baca juga: Uni Eropa masih enggan tuntut gencatan senjata di Gaza
Baca juga: Hamas kecam tuduhan EU tentang “tameng manusia”

Penerjemah : M Razi Rahman
Redaktur: Atman Ahdiat
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments