Monday, April 22, 2024
HomeSains dan LingkunganTeknologi "cloud" membantu UMKM melakukan transformasi digital

Teknologi “cloud” membantu UMKM melakukan transformasi digital

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Dalam mengantisipasi perkembangan teknologi dan tantangan masa depan, implementasi komputasi awan oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan hal penting sebab dapat membantu mereka mempercepat transformasi digital.

Transformasi digital UKM sendiri sangat penting sebab ekonomi digital di Indonesia diproyeksikan akan tumbuh Rp4.531 triliun pada tahun 2030 atau sekitar 42 persen dari nilai ekonomi digital ASEAN. Sehingga, bisnis dituntut bergerak cepat.

Secara sederhana, komputasi awan adalah memindahkan pemrosesan lokal (lokal) ke internet (awan) yang dilakukan antara pelaku bisnis sebagai konsumen awan, dan perusahaan teknologi sebagai penyedia awan, demikian menurut SAP Indonesia dalam keterangannya, Selasa.

“Implementasi teknologi awan memberi banyak manfaat bagi UKM, seperti meningkatkan produktivitas secara efektif dan efisien, menumbuhkan kolaborasi antar tim, serta memberi keamanan dan transparansi data,” ujar Arsitek Bisnis Industri SAP Indonesia Rian A. Sagara.

Rian juga mengatakan, biaya operasional pun akan lebih efisien karena layanan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tidak perlu adanya kebutuhan infrastruktur domestik seperti server.

“Dengan menggunakan komputasi awan, sumber daya bisa dialokasikan ke kebutuhan lain agar efisiensi operasional semakin meningkat serta perusahaan, termasuk UMKM bisa lebih fokus pada bisnis mereka,” tutur Rian.

Data tersimpannya di awan menyebabkan seluruh dokumen tetap aman ketika terjadi bencana atau hal-hal di luar dugaan.

Selain itu, karyawan juga dapat bekerja dari jarak jauh karena data dapat diakses dari mana saja dan kapan saja. UKM juga tidak perlu khawatir terjadi penurunan produktivitas karena perkembangan juga dapat terpantau secara waktu sebenarnya.

Meski demikian, ada satu hal yang sering menjadi perhatian dalam penerapan teknologi ini, yaitu terkait keamanan. Untuk itu, penyedia layanan cloud terus melakukan perkembangan untuk mendukung keamanan siber.

“Tidak lupa kami terus mendorong budaya dan pola pikir berpikiran keamanan di sepanjang rantai pengguna. Dengan demikian, proses transformasi digital melalui pengembangan dan transisi menuju layanan berbasis awan lebih aman,” kata Rian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pola pikir mengenai pemanfaatan teknologi secara efektif sangat penting agar terciptanya ekosistem yang mendukung, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara maksimal.

Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan adaptasi teknologi awan untuk setiap kegiatan ekonomi di Indonesia, saat ini telah tersedia banyak opsi penyedia layanan awan seperti SAP.

Menurut Rian, sudah menjadi misi SAP untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia berlari lebih cepat menuju proses digitalisasi dengan membantu memodernisasi proses bisnis dan mewujudkan tujuan keberlanjutan yang dapat dikelola oleh kecerdasan berbasis data.

“Saya berharap dengan transisi ke layanan berbasis awan di tengah era digital, perusahaan dapat mengoptimalkan upayanya menjadi lebih gesit dan berkelanjutan. Untuk itu, kami akan membantu dengan menyediakan layanan yang sesuai untuk mempercepat transformasi digital Indonesia,” tutup Rian.

Baca juga: TelkomSigma jalin kerja sama terkait akselerasi berbasis cloud digital

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © ANTARA 2023

[ad_2]

Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments