Saturday, July 27, 2024
HomeGaya HidupWisman pertama yang datang ke Indonesia 2023 dari Kanada

Wisman pertama yang datang ke Indonesia 2023 dari Kanada



Wisman pertama yang datang ke Indonesia 2023 dari Kanada

Juga peningkatan aksesibilitas, penambahan daya tarik

Jakarta (ANTARA) – Wisatawan mancanegara pertama yang tiba di Indonesia pada tahun 2023 datang dari Kanada, dan mereka tiba di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali diterima oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Dua turis Kanada itu tiba di Bali menggunakan pesawat Korean Air dari Incheon, Korea Selatan.

“Atas nama pemerintah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif mengadakan kehormatan menerima kunjungan wisatawan mancanegara. Adalah pasangan dari Toronto, mereka akan satu bulan di Indonesia mengunjungi Bali beberapa tempat dan mereka akan menyelam. Setelah itu mereka juga akan ke Yogyakarta dan beberapa destinasi lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, Minggu dini hari.

Baca juga: Wisatawan luar daerah mulai ramai mengunjungi tempat wisata di Lampung

Selain pasangan suami istri tersebut, juga ada beberapa wisatawan dari Korea Selatan yang diterima dengan hangat. Menparekraf Sandiaga yang didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati memberikan kalungan bunga dan juga suvenir.

“Selain dari Toronto, ada beberapa pasang wisatawan dari Korea Selatan. Jadi 1 Januari 2023 ini mudah-mudahan setelah PPKM diakhiri akan menjadi lembaran baru dari pariwisata Indonesia,” kata Sandiaga.

Kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun 2023 berhadapan dengan target yang cukup tinggi. Kunjungan wisatawan mancanegara diperkirakan dapat mencapai angka 7,4 juta dan wisatawan nusantara mencapai 1,2-1,4 miliar pergerakan.

Bali sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia yang telah dikenal dengan reputasinya di dunia diharapkan dapat memelihara target tersebut dengan jumlah kunjungan wisman sebesar 4 juta.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno dukung pariwisata berbasis konservasi di TNBB

“Kita berharap Bali khususnya bisa di angka 4 juta. Target tahun ini (wisman ke Bali) yang awalnya 1,8 tercapai dengan 2,2 juta,” kata Sandiaga.

“Insya Allah target ini terealisasi. Mari kita jaga kesiapsiagaan kita, waspada kita apakah itu terkait cuaca yang ekstrem maupun jika ada peningkatan kasus COVID-19 di beberapa negara,” ujar Sandiaga.

Dalam upaya mencapai target tersebut, Kemenparekaf bersama pihak-pihak terkait akan berusaha maksimal dengan menyiapkan berbagai program. Khususnya pada pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dengan alam dan budaya sebagai daya tarik.

“Juga peningkatan aksesibilitas, penambahan atraksi, terutama peristiwa. Event-event besar di tahun 2023 ini banyak (terkait) olahraga ada FIFA World Cup U-20, di Bali ada World Beach Game, di Jakarta ada FIBA ​​World Cup. Jadi ini yang nanti akan kita gunakan strategi untuk mempertahankan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara,” kata Sandiaga.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) turut menyambut dengan penuh suka cita wisatawan mancanegara pertama di tahun 2023 yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali.

“Mudah-mudahan ini awal yang baik, lama tinggal yang sementara sekarang ada sekitar 5 hari sampai 1 pekan kita diharapkan bisa lebih, kembali lagi ke masa-masa kejayaan kita dulu di atas 10 hari. Mudah-mudahan ini adalah awal yang baik bagi masyarakat pelaku pariwisata. Mari kita songong tahun 2023 dengan penuh harapan, optimisme dan kita bisa bangkit kembali,” ujar Cok Ace.

Baca juga: Sandiaga meminta wisatawan tingkatkan kewaspadaan setelah PPKM dicabut

Baca juga: Sandi: Nelayan di Desa Wisata Bangsring berubah jadi pelaku pariwisata

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments