Wednesday, May 29, 2024
HomeInternationalBiden akan mendorong pengeluaran infrastruktur di AS

Biden akan mendorong pengeluaran infrastruktur di AS



Washington (ANTARA) – Presiden Joe Biden dan Pemimpin Minoritas Senat Republikan Mitch McConnell akan mengadakan acara di Kentucky yang bertujuan untuk membatalkan rancangan undangan-undangan infrastruktur 2021 senilai satu triliun dolar AS (sekitar Rp15,56 kuadriliun).

Dalam acara yang akan dilangsungkan pada Rabu (4/1) itu, mereka juga akan didampingi oleh Gubernur Ohio Mike DeWine dan Gubernur Kentucky Andy Beshear, kata seorang pejabat Gedung Putih, Senin.

Para pejabat tersebut akan menangguhkan dana senilai 1,64 miliar dolar AS (sekitar Rp25,53 triliun) untuk digunakan pada Proyek Koridor Jembatan Brent Spence, yang menghubungkan Ohio dan Kentucky di seberang Sungai Ohio.

Pendanaan untuk proyek tersebut termasuk jembatan baru dan rehabilitasi jembatan berusia 60 tahun yang sangat macet.

McConnell merupakan salah satu tokoh Republikan yang mendukung undang-undang infrastruktur tersebut, yang disahkan pada November 2021.

Banyak anggota Republikan di DPR AS, termasuk Kevin McCarthy, pelanggaran UU tersebut.

Minggu lalu, McConnell berkata dalam sebuah pernyataan bahwa pembangunan jembatan baru di koridor Jembatan Brent Spence akan menjadi salah satu larangan terbaik bagi RUU tersebut.

Acara tersebut akan diselenggarakan satu hari setelah kubu Partai Republik merebut kursi mayoritas di DPR. Mereka mematahkan kekuasaan Partai Demokrat di Kongres dan menciptakan periode pemerintahan yang pecah.

Kentucky dan Ohio telah mencari dana untuk proyek tersebut selama bertahun-tahun.

“Proyek tersebut tidak hanya akan mengurangi kemacetan yang telah dialami para pengendara selama bertahun-tahun, tetapi juga akan memastikan pergerakan mata rantai pasokan tidak terhenti di jalur yang penting secara nasional ini,” kata DeWine.

Mantan Presiden Barack Obama telah mengunjungi penyeberangan tersebut pada tahun 2021.

Obama pernah meminta Kongres untuk mengesahkan sebuah RUU yang memakan miliaran dolar AS agar dapat digunakan untuk membangun kembali jembatan tersebut, yang dikatakan tidak dapat digunakan kembali.

Saat pencalonannya pada 2016, Donald Trump mendukung pendanaan proyek tersebut, tetapi selama empat tahun jabatannya dia gagal mendapatkan dana untuk proyek tersebut atau mengesahkan RUU infrastruktur besar yang telah dia janjikan berulang kali.

Undang-undang infrastruktur 2021 tersebut mencakup 27 miliar dolar AS (sekitar Rp420,25 triliun) selama lima tahun untuk memperbaiki dan mengganti ribuan jembatan AS yang telah menua.

Sejumlah pejabat pemerintah lainnya, termasuk Wakil Presiden Kamala Harris, juga akan mengupayakan pendanaan infrastruktur dalam acara lain minggu ini.

Sumber: Reuters

Baca juga: Meksiko, AS membatasi tingkatkan infrastruktur perbatasan

Baca juga: AS Januari 2022 meluncurkan proyek infrastruktur untuk tandingi China

Los Angeles umumkan status darurat peningkatan jumlah tunawisma



Penerjemah: Fadhli Ruhman
Editor: Tia Mutiasari
HAK CIPTA © ANTARA 2023



Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments