Thursday, June 20, 2024
HomeNationalErick Thohir Bakal Hapus Utang & Ubah Bisnis 3 BUMN Ini

Erick Thohir Bakal Hapus Utang & Ubah Bisnis 3 BUMN Ini



Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menyelesaikan restrukturisasi tiga perusahaan BUMN pada tahun 2023, yaitu restrukturisasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), ID Food, dan Defend ID.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, hal tersebut mengarah pada pembangunan kontrak sekaligus ekosistem yang baru sehingga industrinya semakin berkembang. Penyelesaian tersebut tidak hanya mengenai keuangan semata, namun juga terkait penugasan sekaligus perbaikan model bisnis.

“Seperti Waskita Karya yang direstrukturisasi karena selain memperbaiki portofolio, juga terkait penugasan untuk infrastruktur pembangunan infrastruktur. Begitu pula di sektor pangan. ID Food mendapat penugasan untuk membeli hasil pertanian, sementara di sisi lain harus ada produksi banyak dan pendanaan murah, sehingga kita perlu meninjau, ungkapnya di gedung Kementerian BUMN Jakarta, Senin (2/1).

Adapun restrukturisasi Waskita Karya yang telah berjalan sejak dua tahun lalu, pada kuartal III 2021, telah menyelesaikan restrukturisasi senilai Rp 29,2 triliun utang dengan 21 bank. Berkat hal tersebut, suku bunga pinjaman turun dari 8,75-9% menjadi 5,5% per tahun. Selain itu, jatuh tempo juga diperpanjang hingga 2026.

Kinerja positif WSKT juga didukung pertumbuhan perolehan kontrak baru. Diinformasikan, hingga Maret 2022, WSKT telah membukukan Nilai Kontrak Baru sebesar Rp 5,68 triliun, meningkat 395,87% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,14 triliun.

Sementara itu, restrukturisasi ID Food lebih fokus pada delapan prioritas utama ketahanan pangan nasional, seperti yang telah ditetapkan pemerintah, memperbaiki holding anggota keuangan, dan hubungan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti nelayan, petani, dan peternak.

Sedangkan restrukturisasi Defend ID dilakukan untuk memperkuat pertahanan industri. Erick telah membahas hal itu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bahwa perlu adanya pembenahan karena pasarnya kecil.

“Karena pasar di industri pertahanan ini kecil, maka kita harus membangun ekosistem dan rantai pasok. Seperti mengapa Airbus bisa unggul dari Boeing? Karena Airbus membuat pasarnya sendiri. Kita bisa menjadikan hal itu sebagai contoh,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Dapat PNM, Waskita Karya Rights Issue Rp 3,9 T


(merampok/ayh)




Source link

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments